Sambut Hari Santri Nasional 2026, FTIK UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Studium General Bersama Gus Kautsar
KEDIRI — Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Wasil Kediri menyelenggarakan Studium General bertajuk “Menggapai Keberkahan Ilmu dan Meneguhkan Hikmah”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna UIN Syekh Wasil Kediri pada Selasa (20/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan penceramah kondang, KH. Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar), serta diikuti oleh 850 mahasiswa semester satu FTIK.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. H. Wahidul Anam, M.Ag., Dekan FTIK, Prof. Dr. Hj. Munifah, M.Pd., jajaran dekanat, jajaran dosen, serta segenap staf civitas akademika di lingkungan FTIK UIN Syekh Wasil Kediri.
Dalam pemaparannya, Gus Kautsar menekankan pentingnya penguatan akhlak dan kepekaan sosial bagi seorang Muslim. Menurutnya, pemahaman keislaman yang utuh harus selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
"Untuk benar-benar menjadi orang Islam, atau ketika kita merasa Islam, maka harus diimbangi dengan kepekaan terhadap lingkungan, kepedulian terhadap sesama, dan didasari dengan akhlak yang baik. Akhlak dan adab itu berbeda; akhlak lebih pada hati nurani seperti rasa sabar, rasa syukur, dan memiliki empati," tegas Gus Kautsar di hadapan ratusan mahasiswa.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan para mahasiswa akan keagungan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup utama yang mutlak kebenarannya. Beliau menegaskan bahwa kesempurnaan Al-Qur'an tidak dapat dibenturkan dengan ilmu pengetahuan mana pun. Jika terdapat ketidaksesuaian, maka keterbatasan pemikiran manusialah yang menjadi alasannya.
Menutup tausiyahnya, Gus Kautsar memotivasi para mahasiswa baru FTIK untuk senantiasa menyeimbangkan usaha rasional dengan doa dalam meraih kesuksesan, serta senantiasa berbakti kepada orang tua.
"Kesuksesan selalu diimbangi dengan usaha dan doa. Jika ingin pintar, rasionalnya ya harus belajar. Maka hasilnya nanti juga berdasarkan bagaimana Anda belajar. Dan yang terpenting, jika memang tidak bisa membahagiakan orang tua, setidaknya jangan sampai kita menjadi alasan orang tua untuk masuk neraka. Saya berharap kalian semua akan mencapai kesuksesan dan selalu berbakti kepada orang tua," tambahnya.
Rangkaian acara Studium General tersebut ditutup secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Gus Kautsar, membawa harapan agar seluruh civitas akademika yang hadir memperoleh keberkahan ilmu dan kekuatan silaturahmi.

